31 August 2017

Manfaat Cokelat untuk Idul Adha

Hallo Chocolaters, Selamat hari raya Idul Adha bagi Chocolaters yang merayakan.

Hari raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban identik dengan sajian makanan berlemak yang dapat memicu kolesterol, darah tinggi, diabetes atau tekanan darah tinggi. Dengan mengkonsumsi cokelat bisa membantu Chocolaters mengatasi penyakit tersebut. Bukan hanya rasanya yang manis pahit enak di lidah tetapi cokelat punya manfaat dahsyat Chocolaters. 

Jika Kamu tergolong penggemar berat cokelat, kamu bisa berlega hati. Pasalnya, mereka yang sering makan cokelat bisa mengurangi beberapa resiko terkena penyakit seperti darah tinggi, diabetes, kolesetrol dan resiko terkena serangan jantung.

Kakao yang memiliki nama latin Theobroma cacao merupakan tumbuhan dengan tinggi 10 m yang berasal dari Amerika Selatan. Tumbuhan ini memiliki biji yang dapat dihasilkan sebagai produk olahan, yang biasa dikenal sebagai cokelat.

Para ilmuwan menemukan bahwa kandungan bahan kimia yang ditemukan pada biji cokelat atau kakao bisa meningkatkan kinerja pembuluh darah pada penderita diabetes dan hipertensi. Juga mempengaruhi tingkat kolestrol dalam darah.

Sebuah studi baru dari Spanyol pun turut membuktikan, cokelat bisa menjadi obat alami untuk mengurangi resiko terhadap penyakit jantung koroner. Selain itu, perpaduan antara cokelat dan susu rendah lemak juga berpengaruh pada tingkat kadar kolestrol dalam darah.

Studi ini telah dipublikasikan Journal Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases. Konsumsi 40 gram produk olahan kakao dan 500 ml susu skim per hari selama 4 minggu bisa meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL) dan mengurangi tingkat kolestrol jahat dalam darah (LDL).

Penelitian ini melibatkan 42 relawan untuk berpartisipasi dalam uji coba secara acak. Peserta yang makan cokelat secara teratur selama 4 minggu ditemukan memiliki peningkatan kadar kolestrol baik sebanyak 5%. selain itu, mereka yang minum susu skim coklat beresiko rendah terhadap LDL (kolestrol buruk) dibanding yang tidak atau minum susu skim tanpa coklat.

Hal ini karena pada biji cokelat terdapat kandungan polifenol yang memiliki peran penting untuk meningkatkan produksi molekul apolipoprotein (Apo) A1. Molekul ini merupakan komponen protein utama HDL.

Sementara itu, menurut catatan Archives of Internal Medicine di tahun 2007 lalu, ada sejumlah manfaat besar cokelat. Cokelat baik untuk mengurangi resiko turunnya tekanan darah, meningkatkan ketahanan hidup bagi mereka yang terkena serangan jantung serta bisa melindungi kulit dari kerusakan oleh radikal bebas atau sinar UV.

 

Source : food.detik.com